Select Page

Banyuwangi – Kegiatan edukatif bagi pelajar kembali digelar melalui program Ramadhan Fair “Pesantren Kilat dan Edukasi” yang dilaksanakan di Rumah Pintar BSI, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi inspiratif bagi pelajar SMA dan SMK sederajat dengan tujuan memperkuat wawasan, motivasi, serta kesiapan generasi muda menghadapi masa depan di era digital.

Dalam kegiatan ini, Lutfi Nur Fauzi hadir mewakili Kedayweb IT & Multimedia untuk membawakan materi bertema “Sosial Media dan Masa Depanmu.” Materi tersebut berfokus pada bagaimana pelajar dapat memanfaatkan media sosial secara bijak, produktif, serta sebagai sarana untuk mengembangkan potensi diri.

Program ini dilaksanakan dalam tiga batch pertemuan, yaitu Batch 1 pada tanggal 1, Batch 2 pada tanggal 8, dan Batch 3 pada tanggal 15, yang semuanya bertempat di Rumah Pintar BSI Pesanggaran. Setiap sesi diikuti oleh para pelajar dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Kecamatan Pesanggaran yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan pesantren kilat sekaligus edukasi digital.

Dalam sesi materinya, Lutfi mengajak para pelajar untuk melihat media sosial dari sudut pandang yang lebih luas. Tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai alat yang dapat membuka peluang masa depan. Pelajar diajak memahami pentingnya jejak digital, personal branding, serta peluang ekonomi kreatif yang lahir dari dunia digital.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai potensi yang bisa dikembangkan melalui media sosial, seperti pembuatan konten kreatif, membangun portofolio digital, hingga peluang karier di bidang digital kreatif. Diskusi interaktif pun terjadi selama sesi berlangsung, di mana banyak pelajar mulai menyadari bahwa perangkat yang mereka gunakan setiap hari, seperti smartphone, dapat menjadi alat untuk berkarya dan membangun masa depan.

Kegiatan Ramadhan Fair ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah inspirasi bagi generasi muda untuk mulai memikirkan arah masa depan mereka sejak dini. Melalui pendekatan yang komunikatif dan relevan dengan kehidupan pelajar, materi yang disampaikan diharapkan mampu membuka perspektif baru tentang pemanfaatan teknologi secara positif.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para pelajar di Kecamatan Pesanggaran dapat lebih siap menghadapi perkembangan dunia digital serta mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk belajar, berkarya, dan membangun peluang di masa depan.

Kolaborasi antara dunia edukasi dan pelaku industri kreatif seperti yang dilakukan dalam kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.